Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII)
Sejarah
Pendahuluan
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) adalah organisasi massa mahasiswa Islam yang didirikan pada tanggal 4 Agustus 1947 di Surakarta. Sebagai sebuah organisasi yang memiliki peran penting dalam sejarah politik Indonesia, PMII telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam memperjuangkan hak dan kepentingan mahasiswa Islam di Indonesia.
Sejarah Pendirian PMII
PMII didirikan oleh sekelompok mahasiswa yang memiliki semangat perjuangan untuk memperjuangkan hak-hak mahasiswa Islam di Indonesia. Dikenal dengan sebutan "13 Pendiri PMII", kelompok mahasiswa ini memiliki peran krusial dalam pembentukan organisasi ini.
13 Pendiri PMII
Berikut adalah 13 Pendiri PMII yang berperan dalam membentuk organisasi ini:
- Soebardjo Alimoeso
- R. M. Sartono
- A. Husin Ali
- Roeslan Abdulgani
- M. Nur
- R. M. Soesanto
- R. Soesilo
- Roeslan H. Masqin
- Dr. R. Ilyas
- R. M. Soewito
- D. J. Rachman
- A. Hadiwiria
- Djaelani
Peran dan Pengaruh PMII
Sejak berdirinya, PMII telah menjalankan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa Islam akan peran dan tanggung jawab mereka dalam pembangunan negara. Organisasi ini juga aktif dalam mengawal isu-isu sosial, politik, dan pendidikan yang berkaitan dengan mahasiswa.
Kesimpulan
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan 13 pendiri PMII memiliki peran yang tidak bisa diabaikan dalam sejarah pergerakan mahasiswa di Indonesia. Kontribusi mereka berpengaruh dalam meningkatkan kesadaran mahasiswa akan pentingnya peran aktif dalam masyarakat.